PESANTREN SEBAGAI MOTOR KEUANGAN SYARIAH - INSPIRASI SYARIAH

Kamis, 20 Agustus 2015

PESANTREN SEBAGAI MOTOR KEUANGAN SYARIAH

Pendengar Radio Mujahidin yang dirahmati Allah,

Pondok pesantren memiliki potensi untuk menjadi 'motor' edukasi keuangan berbasis Islam (keuangan syariah). Hampir seluruh Provinsi di Indonesia memiliki pondok pesantren dengan  basis santri. dimana santri tersebut mempunyai peran besar untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi syariah di Indonesia.
Para santri yang ketika masuk ke pondok pesantren diajari langsung bagaimana mengatur kebutuhan pribadinya selama satu bulan kedepan berbekal dari kiriman orang tuanya. Ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana santri sejak dini sudah dibekali skill dalam manajemen perencanaan keuangan.
Disamping itu, pesantren saat ini tidak hanya mengkaji keagamaan saja. pesantren sudah lama mengembangkan diri untuk bisa mandiri.  Bebepara pondok pesantren sudah mulai bisa memenuhi kebutuhan santrinya dengan mengembangkan diri sebagai pesantren agribisnis.
Ambil Contoh Pondok pesantren Nurul Alamiyah di Wajok, Kabupaten Pontianak. Pesantren tersebut sudah mampu memproduksi tahu dan tempe yang menjadi kebutuhan lauk-pauk santrinya. di samping itu, pesantren tersebut mengembangkan koperasi pondok pesantren nya untuk membeli hasil pertanian masyarakat sekitar, kemudian menjual nya kembali ke pasar. kopontren menjadi "agen perantara" antara produsen dengan konsumen nya.
Contoh nyata pesantren yang lain adalah pondok pesantren Sidogiri di Jawa Timur yang mampu merambah pasar keuangan syariah hingga ke pelosok nusantara melalui UGT BMT SIDOGIRI. BMT berbasis pondok pesantren tersebut sekarang mudah kita jumpai di pasar-pasar di seluruh nusantara. membantu agar kelompok usaha kecil tidak diliberalisasikan.
Pendengar Radio Mujahidin yang dirahmati Allah,
Sesi Ekonomi syariah kali ini akan mengahadirkan pembicara Abdul Hamid, sebagai ketua Lembaga Mitra Masyarakat syariah Kal-Bar. sebuah lembaga yang mengkampanyekan gerakan ekonomi syariah melalui microfinance syariah berbasis pesatren.
dan Qomaruzzaman Nasir, wakil pengasuh Pondok Pesantren Al- Mujtahid. yang akan berbagi pengalaman nya dalam mengelola agribisnis di pesantren nya.
Simak juga bagaimana Pesantren sedang berupaya untuk menyelamatkan rakyat kecil dari sistem ekonomi kapitalis yang sudah menguasai pasar Indonesia?
Bagaimana pula, cara pesantren meng-edukasi santri nya dalam mengelola keuangan syariah?
ikuti perbincangan ini dalam program Ekonomi Syariah di Radio Mujahidin FM. hari jum'at tanggal 21 Agustus 2015. jam 13.00 hingga 14.30. Yang akan di pandu Oleh : Mia Pratiwi

Ditunggu interaktif nya via sms atau telpon ke 0811 5705 758

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

Berkomentar sesuai dengan topik, gunakan Name dan URL jika ingin meninggalkan jejak, link hidup dalam komentar dilarang, melanggar kami hapus